Kapten Kapal Singapura Ditemukan Terombang-ambing di Spanyol

Kapten Kapal Singapura Ditemukan Terombang-ambing di Spanyol

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 17 Mei 2017 18:21 WIB
Kapten Kapal Singapura Ditemukan Terombang-ambing di Spanyol
Ilustrasi (Thinkstock)
Madrid - Seorang kapten kapal berbendera Singapura ditemukan terombang-ambing di lautan dekat pantai selatan Spanyol. Kapten kapal itu ditemukan dalam kondisi serius dan hanya berpegangan pada pelampung.

Disampaikan kepolisian lokal Spanyol, seperti dilansir AFP, Rabu (17/5/2017), temuan ini berawal saat warga kota Tarifa yang sedang berjalan di pelabuhan setempat, memergoki seorang pria yang terombang-ambing di tengah lautan.

Mereka melaporkan keberadaan pria itu kepada kepolisian setempat. Pria itu terombang-ambing di tengah angin kencang dan gelombang besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Personel kepolisian setempat bergegas ke lokasi untuk menyelamatkan pria itu. Petugas darurat kemudian membawanya ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

"Dia memeluk sebuah pelampung yang dilengkapi suar," terang kepolisian setempat. Saat ditemukan terombang-ambing, pria itu hanya mengenakan kemeja warna putih.

"Dia mengalami tanda-tanda hipotermia ekstrem, bibir, wajah dan matanya membesar dan kelopak matanya bengkak akibat terpapar matahari dan air laut yang asin," imbuh kepolisian setempat.

Kondisi itu menunjukkan pria yang tidak disebut namanya itu telah terombang-ambing di laut selama beberapa jam. Polisi menambahkan, pria itu juga mengalami luka memar di tubuhnya.

Penyelidikan lanjutan menunjukkan pria misterius itu sebagai kapten kapal kargo bernama 'Morning Ninni', yang berasal dari Singapura dan sedang berlayar di dekat wilayah Ceuta, Spanyol, dekat Selat Gibraltar.

Ditambahkan kepolisian setempat, kapal 'Morning Ninni' itu sebelumnya telah melapor pada otoritas Spanyol soal satu pria yang jatuh ke laut. Tidak diketahui penyebab jatuhnya pria itu. Kapal kargo itu khusus membawa kendaraan lewat jalur laut.

(nvc/ita)


Berita Terkait