Kepolisian di negara bagian Haryana, India utara mengatakan, korban yang berumur 23 tahun diculik oleh mantan kekasihnya beserta temannya, yang kemudian memperkosa dan memutilasi wanita muda itu. Kedua pria itu kemudian membuang jasad korban di sebuah kawasan industri terpencil. Empat hari kemudian yakni pada Jumat (12/5) waktu setempat, seorang warga setempat menemukan jasad korban setelah dia melihat seekor anjing menggigiti tubuhnya yang hancur.
"Kami telah menangkap dua pria sesuai beberapa pasal -- termasuk pembunuhan dan pemerkosaan," ujar Jagjeet Singh, juru bicara kepolisian kota Sonipat di Haryana seperti dikutip kantor berita AFP, Senin (15/5/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Singh, laporan post-mortem korban menunjukkan bahwa dia telah diberi obat selama peristiwa mengerikan itu.
Para aktivis wanita dan politisi menuntut keadilan untuk korban. Peristiwa brutal tersebut mirip dengan pemerkosaan dan pembunuhan seorang mahasiswi kedokteran di ibukota New Delhi pada tahun 2012 lalu. Saat itu, aksi demo besar-besaran marak di India untuk memprotes peristiwa mengerikan itu.
Sementara itu dalam kasus terpisah, seorang bocah perempuan berumur 10 tahun saat ini dalam kondisi kritis di kota Rohtak, Haryana setelah dokter memastikan dirinya sedang hamil lima bulan akibat diperkosa ayah tirinya. Menurut media NDTV, pelaku telah ditangap polisi.
India memiliki angka kasus pemerkosaan yang tinggi. Bahkan di New Delhi saja tercatat 2.199 kasus pemerkosaan pada tahun 2015 -- rata-rata enam kasus per hari. Hampir 40 ribu kasus pemerkosaan dilaporkan setiap tahun, namun angka sebenarnya diyakini jauh lebih besar. (ita/ita)











































