Dituturkan juru bicara Angkatan Laut AS, Kapten Pamela Kunze, seperti dilansir AFP, Sabtu (13/5/2017), jet Rusia jenis Su-27 mengudara hanya dalam jarak 6 meter dengan pesawat anti-kapal selam P-8A Poseidon pada Selasa (9/5) lalu.
Pesawat militer AS itu sedang melakukan operasi rutin di wilayah udara internasional. Kunze menyebut manuver jet Rusia masih tergolong aman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Interaksi di udara semacam ini cukup sering terjadi di wilayah udara internasional. Jet tempur Rusia terkadang mengudara bersisian dengan pesawat pengintai AS, baik di sekitar Laut Baltik dan wilayah lain dekat Rusia.
"Sebagian besar interaksi tergolong aman dan profesional," tegas Kunze.
Secara terpisah, seorang pejabat pertahanan AS menuturkan kepada CNN bahwa jet tempur Rusia itu dipersenjatai enam rudal udara-ke-udara dan sang pilot sempat mengambil foto pesawat AS selama terbang berdekatan.
Sedangkan Kementerian Pertahanan Rusia menyebut interaksi itu bertujuan untuk 'menyapa'. "Jet tempur Rusia melakukan manuver 'menyapa'. Setelah itu, pesawat pengintai AS mengubah rute terbang menjauhi perbatasan Rusia," terang Kementerian Pertahanan Rusia.
(nvc/fdn)











































