Korban Luka Ledakan Bom di Supermarket Thailand Jadi 60 Orang

Korban Luka Ledakan Bom di Supermarket Thailand Jadi 60 Orang

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 09 Mei 2017 19:52 WIB
Korban Luka Ledakan Bom di Supermarket Thailand Jadi 60 Orang
Foto: REUTERS/Surapan Boonthanom
Bangkok - Korban luka akibat ledakan bom mobil di dekat supermarket di kota Pattani, Thailand bertambah menjadi 60 orang. Kelompok militan di wilayah selatan Thailand yang ingin memisahkan diri, dicurigai mendalangi serangan bom ini.

Pemberontakan yang dilakukan kelompok separatis di Yala, Pattani dan Narathiwat telah berlangsung satu dekade terakhir. Lebih dari 6.500 orang tewas akibat serangkaian aksi kekerasan di wilayah tersebut, sejak tahun 2004.

Korban Luka Ledakan Bom di Supermarket Thailand Jadi 60 OrangFoto: REUTERS/Surapan Boonthanom

Dituturkan Wakil Direktur Rumah Sakit Pattani, Aun Prasertsuk, seperti dilansir Reuters dan AFP, Selasa (9/5/2017), bahwa kebanyakan korban luka diperbolehkan pulang setelah mendapat perawatan medis. Sekitar 21 korban luka mengalami luka serius dan harus dirawat di rumah sakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas kepolisian setempat menyebut ada dua bom yang meledak di luar supermarket Big-C yang ramai orang, pada Selasa (9/5) sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Bom pertama dipasang di dalam sebuah motor yang diparkir di taman setempat. Ledakan bom pertama memicu kepanikan.

"Ledakan kedua berasal dari sebuah bom mobil," terang Komandan Kepolisian Pattani, Mayor Jenderal Thanongsak Wangsupa, kepada AFP.

Korban Luka Ledakan Bom di Supermarket Thailand Jadi 60 OrangFoto: REUTERS/Surapan Boonthanom

Ledakan itu memicu kerusakan parah dan menghancurkan bagian depan supermarket Big-C. Puing tersebar di area yang cukup luas dengan asap hitam pekat membubung ke udara. Video yang diunggah ke media sosial Twitter menunjukkan ledakan kedua memicu bola api besar.

"Saya mendengar suara ledakan sangat keras. Beberapa menit kemudian, saya mendengar suara sirene mobil penyelamat juga ambulans. Saya merasa ada hal buruk terjadi... itu terjadi di tempat orang-orang pergi membeli barang-barang," tutur seorang warga setempat yang tinggal dekat supermarket.

Wakil kepala kepolisian setempat, Rewat Srichantub, menyatakan kelompok militan setempat diduga kuat berada di balik serangan bom ini. Rewat menyebut, pelaku pengeboman diyakini kabur sebelum ledakan terjadi.

Korban Luka Ledakan Bom di Supermarket Thailand Jadi 60 OrangFoto: REUTERS/Surapan Boonthanom

Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Kongcheep Tantrawanit, menyatakan kecaman keras terhadap serangan bom ini dan menyebutnya sebagai pelanggaran HAM fatal.

(nvc/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini