Pantauan detikcom pada Selasa (9/5) waktu setempat, suasana di desa Imjingak yang terletak di perbatasan kedua Korea cenderung sepi dan tenang. Tidak terlihat senjata maupun kendaraan militer besar yang menunjukkan suasana menjelang perang seperti ramai diberitakan media.
Desa Imjingak masuk wilayah kota Paju, Provinsi Gyeonggi, Korsel bagian utara. Desa ini berjarak sekitar 40 kilometer dari ibu kota Seoul. Saat detikcom mendatangi desa Imjingak, suasananya tenang meskipun Korsel sedang ramai menggelar pemilihan presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepi dan Tenang Menyelimuti Desa Perbatasan Korut-Korsel
|
Jalan raya penghubung Korut-Korsel tampak lengan (Foto: detikcom/Aji Surya)
|
Berbagai monumen dan patung untuk mengenang Perang Korea banyak terdapat di Imjingak. Anak-anak tampak asyik bermain di area yang juga menjadi tempat rekreasi warga Korsel ini.
Sungai Imjin Memisahkan Korut dan Korsel
|
Wilayah Korut ada di sberang Sungai Imjin dan bisa terlihat dari desa Imjingak (Foto: detikcom/Aji Surya)
|
Pos pemantau di perbatasan Korut dan Korsel Foto: detikcom/Aji Surya |
Pos-pos pemantau perbatasan tersebar di sepanjang sungai. Hanya terlihat 1-2 tentara Korsel yang berjaga. Jalan raya yang menghubungkan Korut dengan Korsel tampak lengang dengan dibatasi oleh barikade.
Kawat berduri di perbatasan dipasangi pita harapan oleh warga Foto: detikcom/Aji Surya |
Kawat berduri membentang di perbatasan dengan di bawahnya terpasang banyak pita warna-warni, yang disebut sebagai 'pita harapan' oleh warga setempat. Mereka berharap agar perang tidak terjadi kembali. Hingga kini, banyak keluarga yang terpisah akibat Perang Korea yang memisahkan Korut dan Korsel.
Monumen Lokomotif Saksi Bisu Sejarah Perang Korea
|
Lokomotif uap era Perang Korea menjadi saksi bisu sejarah (Foto: detikcom/Aji Surya)
|
Jembatan yang menjadi penyambung jalur kereta Korut-Korsel terputus usai Perang Korea Foto: detikcom/Aji Surya |
Rangkaian kereta ini dihancurkan di Stasiun Jangdan, Paju, setelah dicurigai membawa material perang ke Pyongyang. Terdapat 1.020 lubang bekas peluru yang tersebar di bangkai lokomotif itu. Salah satu roda kereta yang bengkok menggambarkan bagaimana kejinya situasi saat itu.
Rel kereta yang tadinya menghubungkan Korsel dengan Korut terputus di Imjingak Foto: detikcom/Aji Surya |
Tidak hanya lokomotif kereta ini yang menjadi saksi bisu konflik kedua Korea. Jalur kereta yang sebelumnya menghubungkan wilayah Korsel dengan Korut, terputus begitu saja di tengah jalan setelah Perang Korea.
Turis Bisa 'Mengintip' ke Wilayah Korut
|
Wilayah Korut bisa 'diintip' dengan teropong dari Imjingak (Foto: detikcom/Aji Surya)
|
Di salah satu area di Imjingak tertulis keterangan yang intinya berbunyi: "Risiko apapun ditanggung sendiri!".
*M Aji Surya adalah WNI yang tinggal di Seoul, Korea Selatan.












































Pos pemantau di perbatasan Korut dan Korsel Foto: detikcom/Aji Surya
Kawat berduri di perbatasan dipasangi pita harapan oleh warga Foto: detikcom/Aji Surya
Jembatan yang menjadi penyambung jalur kereta Korut-Korsel terputus usai Perang Korea Foto: detikcom/Aji Surya
Rel kereta yang tadinya menghubungkan Korsel dengan Korut terputus di Imjingak Foto: detikcom/Aji Surya