Dituturkan otoritas Israel, seperti dilansir AFP, Senin (8/5/2017), bahwa remaja itu mendekati sejumlah polisi yang sedang berjaga di gerbang masuk Kota Tua, yang juga disebut sebagai Gerbang Damaskus, pada Minggu (7/5) waktu setempat. Terdapat pisau di tangan remaja itu.
Gerbang Damaskus merupakan salah satu pintu masuk ke Kota Tua dan beberapa waktu terakhir kerap menjadi lokasi insiden penyerangan semacam ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi remaja putri yang melakukan serangan itu sebagai Fatima Hajiji (16) yang berasal dari Qarawat Bani Zeid, Ramallah bagian utara.
Gelombang serangan semacam ini mengalami peningkatan sejak Oktober 2015. Sedikitnya 262 warga Palestina, 41 warga Israel, dua warga Amerika, satu warga Yordania, satu warga Eritrea, satu warga Sudan, dan satu warga Inggris tewas dalam berbagai serangan semacam itu.
Kebanyakan warga Palestina yang tewas diklaim otoritas Israel sebagai pelaku serangan, mulai dari serangan penikaman, serangan bersenjata hingga serang mobil dengan menabrakkan kendaraan mereka ke kerumunan polisi atau tentara atau warga Israel.
Baca juga: Ismail Haniya Terpilih Sebagai Pemimpin Hamas
Yang lainnya tewas dalam bentrokan saat unjuk rasa atau karena serangan udara Israel di Gaza. Namun beberapa waktu terakhir, serangan semacam ini mulai berkurang.
(nvc/dhn)










































