"Investigasi awal menunjukkan kecelakaan tersebut karena ngebut," ujar Kepala Polisi Regional Mkumbo dilansir AFP, Minggu (7/5/2017).
Beberapa laporan masyarakat mengatakan sopir bus tidak menggunakan sabuk pengaman saat kecelakaan terjadi. Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (6/5) pagi hari, saat bus hendak menuju sungai Marera, di distrik Karatu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
32 siswa SD, 2 guru dan sopir tewas akibat kecelakaan bus itu Foto: Reuters |
"Peristiwa itu adalah tagedi," kata Direktur Sekolah Innocent Mushi.
Presiden John Magufuli mengirimkan ucapan duka cita untuk keluarga korban. "Kecelakaan itu memadamkan impian dari anak-anak yang bersiap untuk mengabdi kepada negara, ini merupakan duka mendalam bagi keluarga korban dan bagi seluruh bangsa ini," kata Magufuli.
(ams/bpn)











































32 siswa SD, 2 guru dan sopir tewas akibat kecelakaan bus itu Foto: Reuters