Tentara Tewas di Somalia Anggota SEAL Team Six, Tim Elite Militer AS

Tentara Tewas di Somalia Anggota SEAL Team Six, Tim Elite Militer AS

Fajar Pratama - detikNews
Minggu, 07 Mei 2017 10:26 WIB
Tentara Tewas di Somalia Anggota SEAL Team Six, Tim Elite Militer AS
Penggambaran Seal Team Six di film Zero Dark Thirty/Sony
Mogadhisu - Seorang tentara AS terbunuh dalam baku tembak dengan gerilyawan Al-Shabaab di Somalia. Tentara tersebut merupakan anggota SEAL Team Six, grup paling elite yang dimiliki militer AS dalam memberantas terorisme.

Dilansir CNN, seorang pejabat Kementerian Pertahanan AS mengonfirmasi tentara yang tewas tersebut bernama Kyle Milliken (38). Pria asal Falmouth, Maine itu merupakan anggota senior angkatan laut AS (Navy) dan masuk dalam grup SEAL Team Six.

"Chief senior Kyle Milliken menanamkan semangat dan kegigihan prajurit dalam tim terbakik Navy SEAL yang kami miliki," ujar Laksamana Pertama Timothy Szymanski, komandan satgas khusus Angkatan Laut AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Tentara AS Tewas di Somalia, Pertama Sejak Black Hawk Down

Milliken tewas dalam pertempuran yang berada di kawasan sekitar Barii, Somalia pada Kamis (4/5). Lokasi pertempuran berada sekitar 65 kilometer dari Mogadishu.

Dua orang orang anggota dari tim kecil yang dipimpin Milliken mengalami luka karena baku tembak itu. Salah satu di antaranya adalah warga sipil AS yang bertugas sebagai penerjemah.

Insiden itu terjadi sekitar tiga pekan setelah AS mengumumkan pengerahan pasukan tambahan ke Somalia, yang ditugaskan untuk melatih dan melengkapi pasukan Somalia dalam perang melawan militan Al-Shabaab.

Seal Team Six yang merupakan produk dari Angkatan Laut AS merupakan unit primer militer Negeri Paman Sam itu dalam memberantas terorisme. Selain Seal Team Six ada unit Delta Force dari Angkatan Darat AS yang juga berstatus sebagai unit antiterorisme primer.

Dibanding Delta Force pamor Seal Team Six lebih mentereng dalam beberapa tahun terakhir setelah tim tersebut berhasil menuntaskan misi untuk melumpuhkan Osama Bin Laden di Abbotabad, Pakistan pada 2011. Keberhasilan yang menutup upaya panjang mencari Osama selama satu dekade sejak peristiwa 911. (fjp/fjp)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini