Hecder Lugo Perez meninggal pada Jumat (5/5) waktu setempat setelah sebuah proyektil mengenai kepalanya di kota Valencia. Wali Kota Enzo Scarano telah mengkonfirmasi kematian pemuda berumur 22 tahun itu. Dengan demikian, sejauh ini sudah 36 orang yang tewas selama kerusuhan yang melanda Venezuela lebih dari sebulan terakhir ini.
Di kota Valencia tersebut, aksi penjarahan marak pekan ini. Kota tersebut kini tampak seperti zona bencana, dengan banyaknya jendela-jendela toko yang pecah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bos saya telah kehilangan rumah mereka dan kami kehilangan pekerjaan. Mengerikan," imbuhnya.
Menurut Dewan Perdagangan Valencia, setidaknya 70 toko telah dijarah sejak Selasa (2/5) lalu. "Mereka mengambil keuntungan dari aksi-aksi protes dengan merampas," cetus Magaly Oliveros, seorang ibu rumah tangga di Valencia.
Aksi-aksi protes massal telah terjadi sejak 1 April lalu untuk menuntut digelarnya pemilihan umum guna mengganti Presiden Nicolas Maduro. Para demonstran menyalahkan Maduro atas krisis ekonomi yang telah menyebabkan kekurangan makanan, obat-obatan dan keperluan dasar lainnya. Sejauh ini, Maduro bersikeras menolak desakan oposisi untuk menggelar pemilihan umum. (ita/ita)











































