Pada Jumat (5/6) waktu setempat, aksi-aksi demo digelar di sejumlah lokasi di wilayah Tepi Barat. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap sekitar 1.600 tahanan Palestina yang melakukan aksi mogok makan.
Mogok makan massal yang dimulai sejak 17 April tersebut dimaksudkan untuk memprotes kondisi mereka di penjara-penjara Israel. Aksi mogok makan massal tersebut dipimpin oleh Marwan Barghouti (57), tokoh utama gerakan Fatah yang sangat populer di kalangan warga Palestina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan di kota Beit Ummar, barat laut Hebron, setidaknya dua demonstran mengalami luka tembak di kaki mereka. Sejumlah demonstran Palestina lainnya terkena dampak menghirup gas air mata di kawasan Bab al-Zawiya, Hebron tengah.
Sedikitnya delapan demonstran juga terluka di desa Nabi Salih, Tepi Barat. Lima orang di antaranya terluka akibat tembakan peluru asli dan sisanya terluka akibat tembakan peluru karet.
Dalam aksi demo di desa Nilin, pasukan Israel juga melepaskan gas air mata. Akibatnya, sejumlah demonstran mengalami kesulitan pernapasan.
Bentrokan serupa juga dilaporkan di Qalandiya, titik perlintasan utama antara Yerusalem timur dan Ramallah. Namun belum ada laporan mengenai kemungkinan adanya korban dalam insiden tersebut. (ita/ita)










































