"Sebuah pistol, dua revolver mesiu hitam dan peluru-peluru ditemukan di dekat pangkalan udara dekat Paris, di mana bekas prajurit berumur 34 tahun ditahan," ujar sumber yang mengetahui kasus ini seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/5/2017).
Polisi awalnya menemukan sebuah mobil milik bekas tentara tersebut di dekat pangkalan militer, yang berada di kawasan Evreux tersebut. Pria tersebut ditangkap beberapa jam kemudian di kawasan yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penangkapan ini terjadi menjelang putaran kedua pemilihan presiden Prancis yang akan digelar Minggu, 7 Mei waktu setempat.
Sebelumnya, Karim Cheurfi, pria Prancis berumur 39 tahun menembak mati seorang polisi dan melukai dua orang lainnya di jalanan Champs Elysees, Paris, beberapa hari sebelum putaran pertama pilpres Prancis. Aksi penembakan tersebut diklaim oleh kelompok radikal ISIS. Cheurfi sendiri tewas dalam baku tembak dengan polisi. (ita/ita)











































