Ledakan bom pada Rabu pagi waktu setempat tersebut menghantam konvoi kendaraan lapis baja yang digunakan oleh pasukan NATO. Ledakan itu terjadi saat jam sibuk pagi hari di salah salah satu kawasan tersibuk di Kabul.
Pejabat-pejabat kesehatan publik di Kabul mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (3/5/2017), empat orang tewas dan setidaknya 22 orang terluka dalam insiden itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para saksi mata mengatakan, ceceran darah bisa terlihat di lokasi ledakan. Sejauh ini belum ada pihak atau kelompok yang mengklaim serangan bom tersebut.
Serangan ini terjadi menyusul ancaman kelompok militan Taliban untuk menargetkan pasukan asing dalam serangan-serangan mereka yang gencar dilakukan sejak pekan lalu. (ita/ita)










































