Stephen O'Brien, Koordinator Bantuan Darurat PBB menyampaikan seruan tersebut menjelang konferensi besar di mana PBB berupaya menggalang dana US$ 2,1 miliar untuk Yaman tahun ini. Menurut catatan PBB, sejauh ini badan dunia tersebut baru menerima 15 persen dari angka tersebut, dan itu bukan berasal dari negara-negara regional.
Yaman saat ini masih bergolak akibat konflik antara para pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran, melawan koalisi yang dipimpin Arab Saudi dan didukung negara-negara Barat. Untuk memerangi Houthi, koalisi Saudi terus melancarkan serangan-serangan udara di Yaman nyaris setiap hari. Setidaknya 10 ribu orang telah tewas dalam konflik yang telah berlangsung dua tahun tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini dengan cepat menjadi bencana kemanusiaan terburuk di dunia," ujarnya dalam wawancara dengan Reuters, Selasa (25/4/2017).
"Saya ingin menyerukan wilayah ini khususnya, untuk meningkatkan dukungan bagi rakyat Yaman yang terjebak dalam konflik ini," imbuhnya.
Sebelumnya, PBB telah menyatakan adanya kelaparan di sebagian wilayah Sudan Selatan dan mengingatkan kemungkinan terjadinya kelaparan di Somalia dan Yaman.
(ita/ita)










































