Penangkapan tersebut dilakukan saat polisi menggerebek sejumlah rumah di Brussels pada Kamis, 20 April malam waktu setempat. Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita dua senjata api, amunisi, sebuah rompi antipeluru dan sejumlah ganja.
"Secara keseluruhan, lima orang ditangkap dan dibawa untuk diinterogasi," demikian disampaikan kantor kejaksaan federal dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (22/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semua orang yang bersangkutan diduga berpartisipasi dalam aktivitas-aktivitas sebuah kelompok teroris," demikian disampaikan kejaksaan.
Disebutkan kantor kejaksaan, kasus tersebut tidak terkait dengan insiden di Champs Elysees, Paris pada Kamis (20/4) ketika seorang pria bersenjata menembak mati seorang polisi dan melukai dua polisi lainnya dan seorang turis asing. Kasus tersebut juga tidak terkait dengan serangan bom di Brussels pada 22 Maret 2016 lalu yang menewaskan 32 orang dan melukai ratusan orang lainnya. (ita/ita)











































