DetikNews
Sabtu 22 April 2017, 01:25 WIB

Penembak di Champs Elysees Dinilai Tak Tunjukkan Sikap Radikal

Nathania Riris Michico - detikNews
Penembak di Champs Elysees Dinilai Tak Tunjukkan Sikap Radikal Foto: REUTERS/Christian Hartmann
Paris - Terjadi penembakan di Paris, Prancis, tepatnya di boulevard Champs Elysees pada Kamis (20/4) malam waktu setempat. Insiden yang terjadi jelang digelarnya pemilihan presiden (pilpres) Prancis ini menewaskan satu orang polisi.

Pelaku penembakan di Champs Elysees ini sendiri tewas ditembak polisi. Identitas pelaku telah diketahui otoritas Prancis, namun belum dirilis ke publik.

Dilansir Reuters, Penyidik setempat masih menyelidiki apakah pria yang membunuh seorang polisi di Paris ini memiliki kaki tangan. Seorang jaksa penuntut Prancis, Francois Molins, menyebutkan penembak tersebut tidak pernah menunjukkan tanda-tanda radikalisasi meskipun ada riwayat kejahatan yang panjang.

"Dia tidak berada dalam daftar pengawasan keamanan dan tidak menunjukkan tanda-tanda radikalisasi meski bertahun-tahun dipenjara," kata Francois Molins dalam sebuah konferensi pers, Jumat (21/4/2017).

Francois menambahkan bahwa ada sebuah catatan yang ditemukan di dekat tubuhnya berisi pesan yang bersimpati kepada Negara Islam. Hingga saat ini petugas keamanan masih berusaha untuk melihat apakah orang tersebut, yang melakukan perjalanan ke Aljazair pada bulan Januari dan Februari meski harus melapor secara teratur ke polisi tersebut, beroperasi sendiri.

Diberitakan sebelumnya, pelaku penembakan di Champs Elysees, Paris, Prancis pernah diselidiki terkait terorisme. Pelaku yang identitasnya belum dirilis ke publik ini, tidak asing bagi otoritas keamanan Prancis.

Dituturkan sumber yang memahami penyelidikan insiden ini kepada CNN, Jumat (21/4/2018), bahwa pelaku disebut menjadi subjek dalam dokumen pengintaian 'Fiche S' dan masuk dalam radar intelijen Prancis atau dinas keamanan domestik Prancis (DGSI). Tidak dijelaskan lebih lanjut soal aktivitas radikal pelaku yang membuatnya masuk daftar pengintaian.

Dalam serangan terbaru pada Kamis (20/4) malam, pelaku melepas tembakan ke arah mobil polisi dengan senjata otomatis di Champs Elysees. Tembakan itu menewaskan satu polisi di lokasi kejadian. Pelaku kemudian melarikan diri dari lokasi, namun sambil tetap melepas tembakan.

"Pelaku kemudian melarikan diri, berhasil menembak dan melukai dua polisi lainnya. Satu polisi datang dan menembak dan menewaskan pelaku," terang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis, Pierre Henry Brandet.
(nth/jor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed