Dilansir dari AFP, Rabu (18/4/2017), gempa itu terjadi pukul 17.49 GMT. Direktur lembaga geofisika Hernado Tavera mengatakan gempa itu terjadi di daerah yang jarang penduduk di Loreto dengan kedalaman 142 Km.
Para pejabat pemerintahan setempat mengatakan warga yang tinggal di Peru dan Ekuador segera dievakuasi sebagai tindakan pencegahan. Namun tim SAR tidak melaporkan adanya kerusakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































