Otoritas setempat menyebut insiden ini terjadi di tengah meningkatnya angka serangan air keras di ibu kota Inggris itu. Juru bicara Brigade Pemadam Kebakaran London menuturkan kepada AFP, Senin (17/4/2017), bahwa 'zat korosif yang tak teridentifikasi' disiramkan ke arah para pengunjung kelab malam Mangle, London bagian timur pada Senin (17/4) dini hari waktu setempat.
Zat korosif itu kemudian disebut sebagai 'zat yang bersifat asam' dalam pemeriksaan yang dilakukan otoritas setempat. Dituturkan juru bicara Brigade Pemadam Kebakaran, saat kejadian terdapat sekitar 600 orang di dalam kelab malam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian setempat menyatakan luka-luka yang diderita para korban 'tidak membahayakan nyawa mereka'. Kepolisian London meyakini insiden ini tidak terkait dengan terorisme.
Sejauh ini belum ada satupun tersangka yang ditangkap terkait insiden ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah serangan air keras mengalami peningkatan tajam di London. Data kepolisian yang dikutip BBC melaporkan ada lebih dari 1.800 serangan semacam ini sejak tahun 2010.
Untuk tahun 2016, air keras digunakan dalam setidaknya 454 tindak kejahatan. Jumlah itu naik drastis jika dibandingkan tahun 2015 yang hanya mencapai 261 kasus. Beberapa pengamat menyebut, geng-geng kriminal setempat mengalihkan serangan dari serangan pisau ke cairan air keras untuk mengurangi risiko diadili.
(nvc/ita)










































