Dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Selasa (11/4/2017), Kementerian Pertahanan Rusia menyebut dua tentara yang tewas bertindak sebagai instruktur militer untuk tentara rezim Suriah. Rusia merupakan sekutu dekat rezim Assad dalam konflik Suriah yang pecah sejak tahun 2011.
"Tentara profesional Rusia yang berada di dalam unit pasukan Suriah sebagai instruktur... terkena serangan mortir dari kelompok pemberontak," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip kantor berita Interfax.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan satu tentara Rusia lainnya mengalami luka-luka dan kini tengah meregang nyawa. Tim medis sedang berjuang untuk menyelamatkan nyawa satu tentara Rusia itu.
Dijelaskan oleh Kementerian Pertahanan Rusia bahwa dua tentara yang tewas bertugas melatih tentara Suriah dalam kemampuan menembak. Keduanya juga menjadi penasihat militer untuk tentara Suriah.
Dengan kematian dua tentaranya, maka sejauh ini sudah 29 tentara Rusia yang tewas dalam konflik Suriah. Salah satu tentara Rusia dilaporkan tewas bunuh diri saat menjalani awal misi di Suriah.
(nvc/nwk)











































