Telepon Assad, Presiden Iran Tegaskan Dukungan Usai Serangan AS

Telepon Assad, Presiden Iran Tegaskan Dukungan Usai Serangan AS

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 10 Apr 2017 15:59 WIB
Telepon Assad, Presiden Iran Tegaskan Dukungan Usai Serangan AS
Hassan Rouhani (REUTERS/Raheb Homavandi/TIMA)
Teheran - Presiden Iran Hassan Rouhani menelepon langsung Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk menegaskan dukungannya. Hal ini disampaikan setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan rudal ke pangkalan udara Suriah, pekan lalu.

"Negara Iran akan tetap berada di sisi negara Suriah dalam memerangi terorisme dan menjaga integritas teritorial Suriah," ucap Rouhani dalam percakapan telepon dengan Assad pada Sabtu (8/4) malam seperti dikutip situs kepresidenan Iran dan dilansir AFP, Senin (10/4/2017).

Lebih lanjut, Rouhani menyebut, tudingan Negara Barat bahwa rezim Assad mendalangi serangan senjata kimia pekan lalu adalah tak berdasar. Menurut Rouhani, serangan kimia itu dilakukan oleh kelompok pemberontak untuk mempengaruhi opini publik secara global.

"Teroris seharusnya tidak diizinkan untuk menggunakan senjata semacam itu untuk menuding pihak lain dan meniti jalan bagi aksi yang bertentangan dengan hukum internasional," imbuh Rouhani.

Baca juga: Rusia dan Iran Akan Respons Keras Jika AS Kembali Serang Suriah

Kepada Rouhani, Assad menyebut serangan rudal AS yang diklaim untuk merespons serangan kimia, hanya membuatnya makin bertekad kuat.

"Amerika Serikat gagal mencapai tujuannya dengan agresi ini, yang bertujuan mengangkat moral kelompok teroris yang didukungnya setelah kemenangan dicapai oleh militer Suriah," ucap Assad kepada Rouhani, seperti dikutip kantor berita Suriah, SANA.

"Rakyat dan militer Suriah bertekad untuk menghancurkan terorisme di setiap wilayah Suriah," imbuhnya.

Iran bersama Rusia telah menjadi pendukung utama rezim Assad. Kedua negara itu bersama Suriah menyebut seluruh kelompok oposisi Suriah sebagai 'teroris'.

"Koordinasi yang lebih luas antara Iran, Suriah dan Rusia bisa sangat efektif dalam pertempuran melawan terorisme. Mereka yang berpikir bahwa dengan mendukung teroris, mereka bisa mengubah masa depan Suriah sesuai kepentingan mereka, jelas-jelas salah," tandas Rouhani.

Baca juga: Serang Suriah, Menlu AS: Itu Pesan Untuk Korut dan Negara Lain

Rusia dan Iran sebelumnya mengancam akan merespons dengan keras jika AS kembali melancarkan serangan terhadap Suriah. Ditegaskan bahwa serangan rudal AS ke pangkalan udara Suriah telah melewati batas. Penegasan itu disampaikan oleh pusat komando gabungan yang terdiri dari pasukan Rusia, Iran dan para milisi yang mendukung Assad.

(nvc/ita)


Berita Terkait