Kolonel Suriah berumur 56 tahun itu berhasil meloncat keluar saat pesawatnya jatuh di provinsi Hatay, Turki selatan bulan lalu. Saat kejadian, kolonel yang tak disebutkan namanya itu, menerbangkan pesawatnya seorang diri.
Dalam persidangan yang digelar pengadilan Turki pada Jumat (7/4) waktu setempat, kolonel Suriah tersebut didakwa dengan spionase dan pelanggaran keamanan perbatasan Republik Turki. Demikian diberitakan kantor berita Turki, Anadolu seperti dilansir AFP, Sabtu (8/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak lama setelah klaim pemberontak tersebut, sumber militer Suriah mengatakan kepada televisi pemerintah Suriah bahwa pesawat tersebut tengah dalam misi pengintaian di dekat perbatasan Turki.
Pilot Suriah tersebut telah meninggalkan rumah sakit usai mendapat perawatan atas luka-lukanya. Pada Jumat (7/4), pengadilan Turki memerintahkan pilot tersebut dipenjara menunggu proses persidangan. (ita/ita)











































