Masalah Korut termasuk di antara sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan Trump dan Xi yang digelar di resor Mar-a-Lago di Florida pada Kamis (6/4) dan Jumat (7/4) waktu setempat. Usai pertemuan selama dua hari di resor milik Trump tersebut, kedua pemimpin sama-sama menyampaikan kata-kata positif mengenai hubungan kedua negara.
"Kita telah membuat kemajuan luar biasa dalam hubungan kita dengan China," ujar Trump kepada para wartawan usai pertemuan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (8/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan saya yakin banyak masalah yang sangat berpotensi buruk akan pergi," kata Trump tanpa menjelaskan lebih detail.
Xi juga menyampaikan pernyataan yang positif.
"Kita telah terlibat dalam pemahaman yang lebih mendalam, dan telah membangun sebuah kepercayaan," tutur Xi. "Saya yakin kita akan terus berkembang dalam cara yang stabil untuk membentuk hubungan yang bersahabat... Demi perdamaian dan stabilitas dunia, kita juga akan memenuhi tanggung jawab bersejarah kita," imbuh Xi.
Mendengar pernyataan Xi tersebut, Trump pun berujar, "Saya setuju 100 persen dengan Anda."
Media pemerintah China menyambut pertemuan tersebut sebagai pertemuan yang menunjukkan pada dunia, bahwa konfrontasi antara kedua negara besar tersebut bukan tak bisa dihindari. Bahkan pertemuan itu telah membentuk landasan untuk pengembangan hubungan China-AS.
Sejak Trump menduduki Gedung Putih, hubungan kedua negara menjadi tidak menentu. Trump kerap menuding China menindas AS dengan perjanjian-perjanjian perdagangan yang berat sebelah.
Namun Xi menegaskan, tak ada alasan untuk merusak hubungan kedua negara. "Kami mempunyai seribu alasan agar hubungan Chia-AS berjalan baik dan tidak ada satu alasan pun untuk merusak hubungan," tandasnya. (ita/ita)











































