Filipina Tangkap 2 WN Asing terkait ISIS, Termasuk Wanita Hamil

Filipina Tangkap 2 WN Asing terkait ISIS, Termasuk Wanita Hamil

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 18:40 WIB
Filipina Tangkap 2 WN Asing terkait ISIS, Termasuk Wanita Hamil
Ilustrasi
Manila - Otoritas Filipina menangkap dua warga negara asing terkait kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Warga Kuwait dan Suriah itu tiba di Filipina sejak tiga bulan lalu.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (6/4/2017), kedua warga negara asing itu diidentifikasi sebagai pria bernama Husayn al-Dhafiri asal Kuwait dan seorang wanita bernama Rajaf Zina asal Suriah. Zina ditangkap saat sedang hamil lima bulan. Tidak dijelaskan lebih lanjut apakah keduanya saling mengenal.

Menteri Kehakiman Filipina, Vitaliano Aguirre, menyebut keduanya telah tinggal dan bekerja di Manila sejak Januari. Kedua warga negara asing itu ditangkap pada 25 Maret di kawasan kelas menengah atas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baik Al-Dhafiri maupun Zina, yang mengenakan seragam tahanan warna oranye, diperlihatkan kepada wartawan setempat di kantor Biro Investigasi Nasional, tempat mereka ditahan.

Dituturkan otoritas setempat bahwa Al-Dhafiri akan dideportasi ke Kuwait. Di negara asalnya, Al-Dhafiri diduga merencanakan sejumlah serangan bom. Sedangkan Zina akan dideportasi ke Qatar, yang menjadi lokasi terakhirnya sebelum ke Filipina.

Otoritas imigrasi Filipina menyebut kedua warga negara asing itu diketahui bepergian ke Davao, Filipina bagian selatan dan Cebu, Filipina bagian tengah.

"Kami hanya berspekulasi mengapa mereka ada di Filipina," ucap Aguirre, sembari menambahkan bahwa otoritas Filipina sangat bergantung pada informasi dari negara-negara lain soal keberadaan terduga militan ISIS.

Ditambahkan otoritas imigrasi, Al-Dhafiri dan Zina pertama datang ke Filipina pada tahun lalu, dengan visa turis. Mereka kemudian keluar dari Filipina dan kembali pada Januari dengan visa kerja, setelah sebuah badan tenaga kerja asal Kuwait mempekerjakan mereka.

(nvc/ita)


Berita Terkait