Pasukan Israel Tangkap 300 Anak-anak Palestina dalam 3 Bulan Ini

Pasukan Israel Tangkap 300 Anak-anak Palestina dalam 3 Bulan Ini

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 16:59 WIB
Pasukan Israel Tangkap 300 Anak-anak Palestina dalam 3 Bulan Ini
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Tel Aviv - Setidaknya 300 anak-anak Palestina dilaporkan telah ditangkap pasukan Israel sejak awal tahun 2017 atau dalam kurun waktu 3 bulan ini.

Demikian angka yang disampaikan kelompok HAM, Palestinian Prisoners' Club dalam laporan mereka seperti dilansir media Press TV, Kamis (6/4/2017). Laporan tersebut mencatat serangkaian penggerebekan di mana anak-anak ditahan, dipukuli dan diperlakukan kasar.

Laporan Palestinian Prisoners' Club tersebut dirilis untuk memperingati Hari Anak-anak Palestina. Dalam laporan itu, pemerintah Israel dikecam atas kekejaman terhadap anak-anak di seluruh wilayah Palestina yang diduduki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam laporan itu juga diserukan agar badan Dana Darurat Anak-anak Internasional PBB (UNICEF) dan kelompok-kelompok HAM internasional lainnya menaruh perhatian lebih besar pada penderitaan anak-anak Palestina.

Sementara itu, Kementerian Budaya Palestina juga menyerukan komunitas internasional untuk membantu melindungi anak-anak Palestina, yang jumlahnya mencapai 45,8 persen dari total populasi Palestina.

Ditegaskan kementerian, kekerasan Israel terhadap anak-anak merupakan bukti jelas bahwa pemerintah Israel telah memulai "perang yang sebenarnya" terhadap anak-anak Palestina.

Kementerian tersebut juga menegaskan, Israel harus diadili atas "kejahatan terang-terangan yang tak berujung terhadap anak-anak Palestina yang terus berlanjut selama beberapa dekade."

Secara total, lebih dari 7 ribu warga Palestina dilaporkan mendekam di penjara-penjara Israel saat ini. Ratusan tahanan tersebut telah dipenjara berdasarkan praktik penahanan administratif, yakni kebijakan yang membuat para tahanana Palestina ditahan di fasilitas penahanan Israel tanpa persidangan atau dakwaan.


(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini