Demikian angka yang disampaikan kelompok HAM, Palestinian Prisoners' Club dalam laporan mereka seperti dilansir media Press TV, Kamis (6/4/2017). Laporan tersebut mencatat serangkaian penggerebekan di mana anak-anak ditahan, dipukuli dan diperlakukan kasar.
Laporan Palestinian Prisoners' Club tersebut dirilis untuk memperingati Hari Anak-anak Palestina. Dalam laporan itu, pemerintah Israel dikecam atas kekejaman terhadap anak-anak di seluruh wilayah Palestina yang diduduki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kementerian Budaya Palestina juga menyerukan komunitas internasional untuk membantu melindungi anak-anak Palestina, yang jumlahnya mencapai 45,8 persen dari total populasi Palestina.
Ditegaskan kementerian, kekerasan Israel terhadap anak-anak merupakan bukti jelas bahwa pemerintah Israel telah memulai "perang yang sebenarnya" terhadap anak-anak Palestina.
Kementerian tersebut juga menegaskan, Israel harus diadili atas "kejahatan terang-terangan yang tak berujung terhadap anak-anak Palestina yang terus berlanjut selama beberapa dekade."
Secara total, lebih dari 7 ribu warga Palestina dilaporkan mendekam di penjara-penjara Israel saat ini. Ratusan tahanan tersebut telah dipenjara berdasarkan praktik penahanan administratif, yakni kebijakan yang membuat para tahanana Palestina ditahan di fasilitas penahanan Israel tanpa persidangan atau dakwaan.
(ita/ita)










































