Truk Trailer Tabrak Tempat Penitipan Anak di Australia

Truk Trailer Tabrak Tempat Penitipan Anak di Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 06 Apr 2017 13:42 WIB
Truk Trailer Tabrak Tempat Penitipan Anak di Australia
(News Corp Australia/Lawrence Pinder)
Melbourne - Nyawa puluhan anak nyaris terancam saat sebuah truk tak sengaja menabrak tempat penitipan anak di Melbourne, Australia. Bagian depan truk itu masuk hingga ke area bermain anak.

Seperti dilansir news.com.au, Kamis (6/4/2017), insiden ini terjadi di tempat penitipan anak bernama Ferntree Gully Children's Centre di Melbourne, saat jam makan siang. Tempat penitipan anak itu memang terletak di pinggir jalan Burwood Hwy, yang merupakan jalur transportasi utama di Melbourne bagian timur. Tanpa sopir, truk berukuran besar itu bergerak sendiri hingga menghantam sebuah tiang listrik, sebelum menabrak pagar kayu di tempat penitipan anak itu.

Sersan Simon Coverley dari patroli jalan raya di kota Maroondah menyatakan, saat kejadian ada anak-anak yang sedang berada di area bermain, namun bukan di area yang ditabrak truk. "Sungguh, sungguh beruntung tidak ada anak-anak sedang bermain di sana, atau ini bisa menjadi kisah yang sangat mengerikan," ucap Sersan Coverley.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu pekerja tempat penitipan anak itu, Ingrid, menuturkan 3AW mengaku mendengar suara tabrakan yang sangat keras. Dari 90 anak yang ada di dalam tempat penitipan itu, tidak ada satupun yang luka-luka. Anak-anak sedang makan siang saat insiden itu terjadi.

"Truk itu masuk beberapa meter ke dalam halaman, tapi tidak ada anak-anak yang sedang bermain di area tersebut saat itu, jadi tidak ada korban luka," terang Ingrid.

News Corp Australia/Lawrence PinderNews Corp Australia/Lawrence Pinder Foto: News Corp Australia/Lawrence Pinder

Truk jenis trailer itu rupanya sedang ditinggal sang sopir yang sibuk memasukkan mobil. Sersan Coverley menuturkan, truk itu sedang diisi dengan mobil di toko mobil Hyundai yang berjarak 300 meter dari tempat penitipan anak. Kepada polisi, sang sopir mengaku lupa memasang rem tangan.

"Semua orang harus berhati-hati atas apa yang mereka lakukan dengan kendaraan bermotor mereka -- pastikan rem tangan diaktifkan, dan jika Anda parkir di area perbukitan, pastikan kendaraan aman," imbau Sersan Coverley.

Truk itu dimiliki oleh ACE Carfreighters. Bos perusahaan itu, Brent Barber, mengaku telah berbicara kepada sang sopir truk. Dituturkan Barber, bahwa sang sopir mengaku sedang pergi sebentar untuk memasukkan mobil, tapi kemudian mendapati truk trailer itu hilang saat dia kembali.

"Dia (sopir) cukup terguncang tapi dia baik-baik saya. Dia berkata kepada saya: 'Bos, saya memasukkan dua mobil, pergi mengambil mobil ketiga' dan ketika dia kembali, truk itu sudah bergerak," terang Barber.

Barber menyebut, sopir yang mengemudikan truk itu sudah bekerja padanya selama 3 tahun dan selalu bekerja dengan baik. Akibat insiden ini, aliran listrik di 178 bangunan terputus sementara.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads