Trump Salahkan Obama Atas Serangan Gas Beracun di Suriah

Trump Salahkan Obama Atas Serangan Gas Beracun di Suriah

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 05 Apr 2017 13:26 WIB
Trump Salahkan Obama Atas Serangan Gas Beracun di Suriah
Donald Trump (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)
Washington - Puluhan orang tewas termasuk anak-anak dalam serangan gas beracun di Suriah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyalahkan pendahulunya, Barack Obama atas serangan gas yang diyakini AS didalangi oleh rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad tersebut.

"Tindakan sangat keji oleh rezim Bashar al-Assad merupakan konsekuensi dari kelemahan dan keraguan pemerintahan terdahulu," ujar Trump seperti dilansir News.com.au, Rabu (5/4/2017).

"Presiden Obama mengatakan pada tahun 2012 bahwa dia akan menetapkan 'garis merah' terhadap penggunaan senjata kimia, dan dia kemudian tidak melakukan apapun," kata Trump.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Obama memberikan ultimatum pada pemerintah Suriah bahwa penggunaan senjata kimia dalam keadaan apapun akan menimbulkan konsekuensi. Namun konsekuensi terhadap rezim Suriah tak pernah terjadi.

Trump sendiri tidak benar-benar proaktif soal konflik berkepanjangan di Suriah. Bahkan beberapa hari lalu, Trump memerintahkan perubahan besar dalam kebijakan AS, yakni tidak lagi memprioritaskan pelengseran Assad. Melainkan lebih fokus ke upaya-upaya mengalahkan kelompok radikal ISIS.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson menyatakan, masa depan Assad akan diputuskan oleh rakyat Suriah, bukan negara-negara Barat.


(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads