"Semalam, sekelompok Islamis radikal melakukan serangan berani terhadap para polisi lalu lintas," ujar gubernur setempat, Alexander Zhilkin, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (4/4/2017).
"Para pelaku menembaki mereka dengan senjata api dan kabur. Sayangnya, dua polisi lalu lintas tewas di tempat," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian tidak menyebutkan mengenai motif para pelaku maupun identitas mereka. Wilayah Astrakhan terletak di kawasan Laut Kaspia dan berbatasan dengan wilayah konflik Dagestan.
Insiden ini terjadi sehari setelah ledakan bom di kereta bawah tanah di kota Saint Petersburg yang menewaskan 14 orang. Ledakan bom itu dilakukan oleh seorang pengebom bunuh diri yang diidentifikasi sebagai warga negara Rusia yang lahir di Kyrgyzstan. (ita/ita)











































