3 Orang Ditangkap Terkait Jalan Layang Ambruk di Atlanta AS

3 Orang Ditangkap Terkait Jalan Layang Ambruk di Atlanta AS

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 01 Apr 2017 11:57 WIB
3 Orang Ditangkap Terkait Jalan Layang Ambruk di Atlanta AS
Foto: Atlanta Fire Rescue/Handout via REUTERS
Atlanta - Tiga orang ditangkap terkait insiden ambruknya jalan layang di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat (AS) yang dilanda kebakaran. Perbaikan jalan layang itu diperkirakan membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (1/4/2017), tidak ada korban luka maupun korban tewas saat jalan layang di tengah kota Atlanta itu, ambruk pada Kamis (30/3) malam waktu setempat. Insiden itu dipicu oleh kebakaran hebat di kolong jalan layang yang memicu asap hitam pekat dan munculnya bola api.

Insiden ini sempat memicu kemacetan lalu lintas cukup parah di Atlanta. Kendaraan-kendaraan diminta menjauh dari lokasi ambruknya jalan layang bernama Interstate 85 yang merupakan jalan penyambung antar negara bagian, juga jalan utama untuk masuk dan keluar kota Atlanta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dituturkan otoritas setempat, bahwa tim pemeriksa setempat menyatakan bagian jalan layang sepanjang 213 meter yang ambruk, perlu diganti. Penggantian itu termasuk penggantian tiga bagian di sisi utara dan tiga bagian di sisi selatan, juga pilar pendukung jalan layang.

"Proses perbaikan akan memakan waktu setidaknya beberapa bulan. Kami meminta publik terus bersabar," terang Komisioner Transportasi Negara Bagian Georgia, Russell McMurry, dalam konferensi pers.

Juru bicara Komisi Keselamatan Kebakaran dan Asuransi Negara Bagian Georgia, Glenn Allen, menyatakan tiga orang telah ditangkap terkait kebakaran itu. Salah satunya yang diidentifikasi bernama Basil Eleby dijerat dakwaan pidana perusakan properti.

Baca juga: Jalan Layang di Atlanta AS Ambruk Akibat Kebakaran

Dua orang lainnya diidentifikasi sebagai Sophia Bruner dan Barry Thomas, yang masih-masing dijerat dakwaan pidana masuk tanpa izin ke properti orang lain. Ketiga orang yang ditangkap itu, sebut Allen, merupakan orang yang tinggal tanpa izin di kolong jalan layang.

Penyebab kebakaran ini belum diketahui pasti. Namun laporan menyebut, api berasal dari tumpukan besar material konstruksi, seperti pipa PVC dan gulungan kawat, yang disimpan di bawah struktur jalan layang. McMurry meyakini, material konstruksi itu tidak mungkin terbakar dengan sendirinya.

"Kami sangat ingin tahu sama seperti semua orang, untuk mencari tahu penyebabnya," tegasnya.

Api berkobar dengan hebat hingga membuat struktur beton dan baja pada jalan layang, meleleh. Api tak kunjung padam saat puluhan petugas berusaha memadamkannya. Saat pemadaman berlangsung, beberapa bagian jalan layang pun ambruk ke bawah.

Menteri Transportasi AS Elaine Chao telah memerintahkan otoritas federal untuk mengalirkan dana sebesar US$ 10 juta (Rp 133 miliar) untuk memulai perbaikan jalan layang itu. Otoritas setempat menyebut, jalan layang Interstate 85 itu dilalui sekitar 250 ribu kendaraan setiap harinya.

(nvc/fdn)


Berita Terkait