22 Orang Tewas dan 50 Luka-luka Akibat Ledakan Bom di Pakistan

22 Orang Tewas dan 50 Luka-luka Akibat Ledakan Bom di Pakistan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 31 Mar 2017 16:39 WIB
22 Orang Tewas dan 50 Luka-luka Akibat Ledakan Bom di Pakistan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Islamabad - Sedikitnya 22 orang tewas dalam ledakan bom di sebuah distrik kesukuan Pakistan hari ini. Sekitar 50 orang lainnya luka-luka dalam insiden yang terjadi di pasar tersebut.

Militer Pakistan telah mengirimkan sebuah helikopter untuk mengevakuasi para korban luka dari Parachinar, ibukota distrik kesukuan Kurram.

"Itu bom mobil, mobil tersebut diparkir di pasar namun belum jelas apakah itu ledakan bunuh diri," ujar pejabat pemerintah setempat, Shahid Ali Khan seperti dikutip kantor berita AFP, Jumat (31/3/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok Jamaat-ul-Ahrar (JuA) yang merupakan faksi kelompok Tehreek-e-Taliban Pakistan atau Taliban Pakistan, mengklaim serangan bom tersebut dalam pesan yang dikirimkan kepada AFP. Kelompok tersebut juga telah mengklaim beberapa dari serangkaian serangan di Pakistan pada Februari lalu, termasuk bom bunuh diri di kota Lahore yang menewaskan 14 orang.

Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif mengutuk serangan bom tersebut dan menyatakan, pemerintah akan melanjutkan upaya untuk memberantas kejahatan terorisme.

"Jaringan teroris telah rusak dan merupakan tugas nasional kita untuk melanjutkan perang ini hingga pemusnahan sepenuhnya momok terorisme dari tanah air kita," tegas Sharif dalam sebuah statemen.

Kurram merupakan satu dari tujuh distrik kesukuan semiotonomi Pakistan yang diatur menurut hukum dan adat istiadat setempat. Distrik tersebut dikenal akan kekerasan sektarian antara Sunni dan Syiah, yang jumlahnya mencapai 20 persen dari total 200 juta jiwa penduduk Pakistan.

Bulan lalu, lebih dari 80 orang tewas dan puluhan orang luka-luka dalam serangan di sebuah kuil Sufi di Pakistan selatan. Kelompok radikal ISIS mengklaim serangan itu. Pada Januari, setidaknya 21 orang tewas ketika ledakan bom terjadi di sebuah pasar sayur di Parachinar, ibukota Kurram.

(ita/ita)


Berita Terkait