"Baru-baru ini ada kasus-kasus sporadis warga negara Austria yang ditangkap sementara, ditahan serta ditolak setibanya di Turki," demikian peringatan yang diposting website Kementerian Luar Negeri Austria seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (31/3/2017).
Dalam peringatan bepergian itu disebutkan, otoritas Turki telah menganalisa telepon genggam para pemegang paspor Austria untuk kemudian menahan mereka selama beberapa hari. Diimbuhkan bahwa kebanyakan dari penangkapan tersebut dilakukan tanpa adanya tuduhan konkrit oleh otoritas Turki. Namun media-media melaporkan, kebanyakan dari mereka yang ditangkap adalah warga Turki yang tinggal di Austria, yang diduga terkait dengan para pelaku upaya kudeta di Turki pada Juli 2016 lalu.
Awal bulan ini, Peter Pilz, anggota parlemen oposisi terkemuka Austria menyatakan, otoritas Turki telah menahan sekitar 10 warga negara Austria setibanya mereka di Turki. Mereka ditahan selama tiga hari.
Austria memiliki sekitar 360 ribu jiwa warga minoritas Turki, yang banyak di antara mereka merupakan warga negara Austria. (ita/ita)











































