"Ini pembicaraan dengan sebuah pemerintahan dan ini sangat sensitif," kata Najib dalam konferensi pers seperti dilansir media Malaysia, The Star, Kamis (30/3/2017).
"Yang penting bagi kita adalah hasilnya. Yang ingin kita capai adalah keselamatan warga Malaysia di Pyongyang dan juga mempertahankan imej Malaysia sebagai negara berdaulat yang menjunjung tinggi prinsip aturan hukum," imbuh pemimpin negeri jiran itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua terdakwa wanita dalam kasus ini -- Siti Aisyah (25) dan Doan Thi Huong (28) -- telah dijerat dakwaan pembunuhan dan terancam hukuman mati. Persidangan Aisyah asal Indonesia dan Doan asal Vietnam tersebut akan kembali digelar pada 13 April mendatang.
(ita/ita)











































