35 Orang Ditahan di Paris Usai Demo Memprotes Penembakan Pria China

35 Orang Ditahan di Paris Usai Demo Memprotes Penembakan Pria China

Rita Uli Hutapea - detikNews
Selasa, 28 Mar 2017 17:21 WIB
35 Orang Ditahan di Paris Usai Demo Memprotes Penembakan Pria China
ilustrasi (Foto: REUTERS/Benoit Tessier)
Paris - Kepolisian Prancis menangkap 35 orang usai aksi demonstrasi yang dilakukan komunitas Asia di Paris terkait pembunuhan seorang pria China oleh polisi. Mereka ditangkap setelah aksi demo tersebut berujung rusuh.

Kepolisian Paris menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (28/3/2017), sekitar 150 anggota komunitas Asia berdemo di luar kantor polisi di sebelah timur laut Paris pada Senin (27/3) malam waktu setempat. Tiga polisi terluka dalam bentrokan yang terjadi saat aksi demo yang berubah rusuh tersebut. Sebuah kendaraan polisi juga dirusak oleh massa.

Para demonstran tersebut memprotes penembakan seorang pria China oleh polisi pada Minggu (26/3) malam lalu. Pria tersebut tewas dalam insiden penembakan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kronologi penembakan tersebut belum jelas. Namun sumber-sumber kepolisian mengatakan pada AFP, beberapa polisi datang ke rumah pria China itu setelah mendapat laporan adanya keributan rumah tangga. Disebutkan bahwa pria itu menyerang seorang polisi dengan pisau hingga melukainya. Seorang polisi lainnya kemudian melepas tembakan yang menewaskan pria tersebut.

Namun keterangan tersebut dibantah oleh Calvin Job, pengacara keluarga pria China yang tewas ditembak. "Dia tidak melukai siapapun," cetus Job. Menurut keluarga pria tersebut, tak ada keributan rumah tangga dan seorang tetangga menelpon polisi setelah mendengar teriakan.

Dikatakan Job, untuk menyelidiki insiden penembakan tersebut, badan pengawas kepolisian akan mewawancarai keluarga pria yang tewas. Tidak disebutkan identitas pria China yang tewas. (ita/ita)


Berita Terkait