Surat kabar Malaysia, New Straits Times melaporkan hari ini, jasad Jong-Nam akan diterbangkan menuju Beijing, China untuk selanjutnya dibawa ke Korut. Namun Menteri Kesehatan Malaysia Subramaniam Sathasivam menyatakan, sejauh ini belum ada kepastian mengenai pemulangan jasad Jong-Nam yang dibunuh di Bandara Internasional Kuala Lumpur bulan lalu.
"Kami harus memeriksa dengan departemen forensik apakah ada kebutuhan untuk membawa jasad tersebut keluar, namun sejauh yang kami tahu, tak ada perubahan dalam status quo," ujar Subramaniam kepada para wartawan seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (28/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun keluarga terdekat belum datang untuk memberikan bantuan mengenai bagaimana jasad tersebut akan diperlakukan," imbuhnya.
Kim Jong-Nam tewas pada 13 Februari lalu setelah diserang dua wanita di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Kepolisian Malaysia meyakini pria berumur 46 tahun itu tewas diserang racun VX, yang oleh PBB dikategorikan sebagai senjata pemusnah massal.
Dua terdakwa wanita dalam kasus ini -- Siti Aisyah (25) dan Doan Thi Huong (28) -- telah dijerat dakwaan pembunuhan dan terancam hukuman mati. Persidangan Aisyah asal Indonesia dan Doan asal Vietnam tersebut akan kembali digelar pada 13 April mendatang.
(ita/ita)











































