Kementerian Dalam Negeri Palestina di Gaza menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/3/2017), pejabat Hamas tersebut adalah Mazen Faqha yang dibebaskan oleh Israel pada tahun 2011 dalam program pertukaran tahanan dengan Hamas. Faqha dibebaskan bersama lebih dari 1.000 warga Palestina lainnya sebagai ganti atas pembebasan Gilad Shalit, tentara Israel yang ditahan Hamas selama lima tahun.
Juru bicara kepolisian Hamas, Ayman al-Batniji mengatakan, pria berumur 38 tahun itu terkena empat tembakan di bagian kepalanya. Dia pun menuding Israel sebagai dalang pembunuhan itu. "Kami tahu bagaimana merespons kejahatan ini," cetus al-Batniji.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hamas dan sayap militernya menganggap Israel dan kaki tangannya bertanggung jawab atas kejahatan tercela ini," demikian statemen Hamas.
Faqha tadinya merupakan pejabat senior Hamas di wilayah Tepi Barat. Namun setelah pembebasannya dari tahanan, Israel memindahkan dia ke wilayah Gaza.
(ita/ita)










































