Serangan Arab Saudi Tewaskan 106 Warga Sipil Yaman dalam 1 Bulan

Serangan Arab Saudi Tewaskan 106 Warga Sipil Yaman dalam 1 Bulan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 25 Mar 2017 12:49 WIB
Serangan Arab Saudi Tewaskan 106 Warga Sipil Yaman dalam 1 Bulan
serangan Arab Saudi di Yaman (Foto: REUTERS/Khaled Abdullah)
Sanaa - Arab Saudi dan koalisi internasional terus melancarkan serangan-serangan udara terhadap pemberontak Houthi di Yaman. Namun warga sipil Yaman banyak yang menjadi korban serangan udara tersebut.

Dalam satu bulan terakhir ini saja, sebanyak 106 warga sipil telah tewas di Yaman akibat serangan udara dan tembakan artileri Saudi dan koalisi. Demikian disampaikan kantor HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti dilansir media Press TV, Sabtu (25/3/2017).

Dalam statemen bertepatan dengan dua tahun operasi militer Saudi di Yaman, kantor HAM PBB menyatakan 4.773 warga sipil telah tewas dan 8.272 orang luka-luka dalam dua tahun perang tersebut. Namun sumber-sumber Yaman menyebutkan angka yang lebih besar, yakni sekitar 12 ribu warga sipil, termasuk banyak wanita dan anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operasi militer Saudi dan koalisi dimulai di Yaman sejak 26 Maret 2015. Intervensi militer tersebut bertujuan memerangi para pemberontak Houthi dan mengembalikan kekuasaan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi yang terusir dari Sanaa ketika pemberontak Houthi berhasil menguasai ibukota Yaman itu.

Menurut televisi Yaman, al-Masirah, pesawat-pesawat perang Saudi menggempur sebuah pasar di pusat kota Saada pada Jumat (23/3) waktu setempat. Tiga warga sipil tewas dan tiga orang lainnya luka-luka dalam serangan itu. Beberapa jam sebelumnya di hari yang sama, seorang pria dan seorang anak tewas dalam serangan udara Saudi ke sebuah permukiman warga di distrik Majz, wilayah Saada. Seorang wanita juga terluka dalam insiden itu.

Sebagai pembalasan atas serangan tersebut, para penembak jitu Houthi menembak mati dua tentara Saudi di pangkalan militer di al-Shabakeh dan al-Faridah, di wilayah Jizan, Saudi barat daya. (ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads