Pelaku Teror London Dijuluki 'Vampir' oleh Warga Birmingham

Pelaku Teror London Dijuluki 'Vampir' oleh Warga Birmingham

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 24 Mar 2017 16:11 WIB
Pelaku Teror London Dijuluki Vampir oleh Warga Birmingham
pelaku teror London (Foto: Reuters)
London - Khalid Masood, pelaku serangan teror di London, Inggris pernah tinggal di kota Birmingham selama bertahun-tahun. Oleh warga setempat, dia dijuluki sebagai "Vampir".

Seperti dilansir media Inggris Daily Star, Jumat (24/3/2017), Masood sering keluar rumah di malam hari dan berpakaian serba hitam. Karena itulah, warga Birmingham menjulukinya sebagai "Vampir". Saat melakukan aksi terornya pada Rabu (22/3) sore waktu setempat, Masood juga mengenakan pakaian hitam-hitam.

Masood diketahui kerap berpindah-pindah tempat tinggal. Dia pernah tinggal selama lebih dari dua tahun di Luton, yakni hingga tahun 2013. Seorang tetangga Masood di Luton, Katie Garriques (48) mengingat pria itu sebagai orang yang santun dan sering berkebun di depan rumahnya, sembari bermain-main bersama anak-anaknya. Wanita itu mengaku terkejut mendengar perbuatan Masood dan tak pernah menyangka hal itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Tetangga Masood lainnya di Luton, Monica seperti dilansir media Inggris lainnya, Telegraph, Jumat (24/3/2017) mengatakan hanya melihat pria itu di malam hari. "Dia seperti bayangan, Anda tak akan sering melihat dia. Dia sering mengenakan pakaian gamis," ujar wanita tersebut.

Masood yang lahir di Kent, Inggris tewas ditembak polisi usai membunuh seorang polisi di dekat gerbang Gedung Parlemen di London pada Rabu (22/3) sore waktu setempat. Sebelum menusuk mati polisi bernama Keith Palmer tersebut, pria berumur 52 tahun itu menabrakkan mobilnya ke para pejalan kaki di Jembatan Westminster, hingga menewaskan tiga orang. Ketiganya adalah seorang pria Amerika Serikat bernama Kurt Cochran (54), seorang wanita Inggris bernama Aysha Frade (43) dan seorang kakek berusia 75 tahun yang meninggal saat dirawat di rumah sakit.

Beberapa jam setelah serangan teror di London tersebut, kepolisian Inggris melakukan penggerebekan di Birmingham, London dan wilayah-wilayah lainnya. Dari penggerebekan itu, kepolisian menangkap 8 orang yang dicurigai merencanakan aksi terorisme. Tujuh orang di antaranya ditangkap dalam penggerebekan di Brimingham, sedangkan satu orang lainnya ditangkap di London.


(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads