Seperti dilansir media lokal Inggris, The Sun dan Metro.co.uk, Jumat (24/3/2017), Cristea yang berusia 29 tahun dan berprofesi sebagai arsitek ini, berlibur ke London untuk merayakan ulang tahun tunangannya, Andrei Burnaz yang berprofesi sebagai insinyur.
Saat kejadian pada Rabu (22/3) sore waktu setempat, keduanya sedang berjalan kaki ke arah bianglala raksasa, London Eye. Cristea dan tunangannya berada di Jembatan Westminster saat pelaku menabrakkan kendaraannya ke para pejalan kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cristea jatuh dari jembatan dan tercebur ke Sungai Thames di bawah jembatan. Tidak diketahui pasti apakah Cristea sengaja melompat ke sungai demi menghindari kendaraan pelaku atau tak sengaja tercebur ke sungai. Adegan mengerikan itu terekam video amatir.
Beruntung, Cristea berhasil dievakuasi keluar dari Sungai Thames pada pukul 14.49 waktu setempat. Namun hingga kini, dia masih dalam kondisi serius di rumah sakit setempat. Tidak diketahui pasti luka-luka yang diderita Cristea.
Sedangkan tunangan Cristea mengalami retak kaki dalam insiden yang sama. Cristea dan tunangannya diyakini sebagai dua warga Rumania yang masuk daftar 40 korban luka-luka.
"Menurut informasi yang kami terima, dia (Cristea) merupakan pejalan kaki yang ditabrak mobil dan terlempar ke Sungai Thames dan kemudian diselamatkan. Kementerian telah menghubungi pihak keluarga," tutur juru bicara Kementerian Luar Negeri Rumania, Paul Ciocoiu, kepada Digi 24 TV.
Baca juga: Terluka Akibat Teror di London, Kakek 75 Tahun Akhirnya Meninggal
Selain Cristea dan tunangannya, korban luka lainnya diketahui berasal dari 11 negara berbeda. Kepolisian Inggris menyatakan, sekitar 29 korban luka masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dari jumlah itu, tujuh orang di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Pelaku yang diidentifikasi bernama Khalid Masood tewas ditembak polisi usai membunuh seorang polisi di dekat gerbang Gedung Parlemen pada Rabu (22/3) sore waktu setempat. Sebelum menewaskan polisi bernama Keith Palmer tersebut, pria berumur 52 tahun itu menabrakkan mobilnya ke para pejalan kaki di Jembatan Westminster, hingga menewaskan tiga orang. Ketiganya adalah seorang pria Amerika Serikat bernama Kurt Cochran (54), seorang wanita Inggris bernama Aysha Frade (43) dan seorang kakek berusia 75 tahun yang meninggal saat dirawat di rumah sakit.
(nvc/ita)










































