Seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (22/3/2017), pertemuan koalisi internasional melawan ISIS tersebut akan dipimpin oleh Menlu AS Rex Tillerson. Ini merupakan pertemuan pertama koalisi internasional sejak pasukan pemerintah Irak, yang didukung oleh koalisi internasional pimpinan AS, berhasil merebut kembali sejumlah kota-kota Irak dari kelompok ISIS tahun lalu, termasuk membebaskan kota Mosul timur dari cengkeraman ISIS.
Pertemuan tersebut akan difokuskan pada pembahasan mengenai bagaimana membantu pembangunan kembali kota Mosul timur. Juga membahas cara-cara menghadapi operasi ISIS di Libya dan negara-negara lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi yang bertemu Trump di Washington pada Senin (20/3) waktu setempat, mengatakan bahwa dia telah mendapatkan kepastian akan dukungan AS yang lebih besar dalam perang melawan ISIS.
Menurut statemen Gedung Putih usai pertemuan Trump dan al-Abadi tersebut, kedua pemimpin tersebut sepakat bahwa "terorisme tak bisa dikalahkan hanya dengan kekuatan militer saja." Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin juga menginginkan hubungan komersial yang lebih erat antara kedua negara.
(ita/ita)











































