DetikNews
Senin 20 Maret 2017, 14:54 WIB

Kesal Dikritik, Duterte Sebut Anggota Parlemen Eropa Orang Gila

Rita Uli Hutapea - detikNews
Kesal Dikritik, Duterte Sebut Anggota Parlemen Eropa Orang Gila Rodrigo Duterte (Foto: REUTERS/Lean Daval Jr)
Manila - Presiden Filipina Rodrigo Duterte melontarkan kekesalannya atas kritikan para anggota parlemen Eropa terkait banyaknya korban tewas dalam perang melawan narkoba di Filipina. Duterte menyebut para anggota parlemen Eropa sebagai "orang-orang gila."

Hal tersebut disampaikan Duterte setelah Parlemen Eropa mengeluarkan sebuah resolusi pekan lalu yang mengecam "tingginya jumlah pembunuhan di luar hukum" dalam kampanye antinarkoba Duterte.

Dalam resolusi tersebut, para anggota parlemen Eropa juga menyerukan Dewan HAM PBB melakukan penyelidikan atas perang narkoba Duterte. Mereka juga menyatakan kekhwatiran mendalam atas rencana Duterte memberlakukan kembali hukuman mati.

"Saya tidak paham dengan orang-orang gila ini. Mengapa kalian mencoba memaksakan pada kami? Kenapa kalian tidak mengurus urusan kalian sendiri," cetus Duterte yang memang kerap menggunakan kata-kata kasar terhadap para pengkritiknya, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (20/3/2017).

Duterte yang dilantik menjadi presiden pada pertengahan 2016 lalu, memerintahkan perang habis-habisan melawan narkoba. Kepolisian Filipina telah melaporkan lebih dari 2.500 orang tewas dalam perang tersebut. Namun menurut kelompok-kelompok HAM, ada lebih dari 5 ribu kematian lainnya terkait perang tersebut.

Duterte bersikeras bahwa dirinya tidak pernah meminta aparat kepolisian untuk melanggar hukum. Meski pada beberapa kesempatan, dia menyerukan untuk membunuh jutaan pecandu narkoba dan bersumpah akan mengampuni para polisi yang dinyatakan bersalah atas pembunuhan.

Pada Minggu, 19 Maret, Duterte bahkan mengingatkan bahwa lebih banyak orang yang akan tewas.

"Lebih banyak orang akan tewas. Saya katakan saya tidak akan berhenti. Saya akan terus sampai gembong narkoba terakhir di Filipina tewas dan para pedagang narkoba pengedar tersingkir dari jalanan," tegas Duterte.


(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed