Dilansir AFP, Minggu (19/3/2017), Hollande mengatakan kejadian itu menunjukkan bahwa Prancis "masih menjadi target".
Hollande menyebut peristiwa Sabtu (18/3) itu menggunakan istilah "serangan". Kejadian berbau terorisme semacam itu sering terjadi di Prancis belakangan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertengahan Februari, pria Mesir yang mengengam golok menyerang tentara di luar museum Louvre Paris. Kemudian dia ditembak.
(Baca juga: Surat Meledak Saat Dibuka di Kantor IMF Paris, 1 Staf Luka-luka)
Pada 16 Maret, sebuah bom surat meledak di kantor IMF Paris. Ledakan itu melukai seorang sekretaris. Dia mengalami luka bakar di tangan dan wajah. (dnu/dnu)











































