Menurut sumber militer Yaman seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (18/3/2017), serangan pada Jumat (17/3) waktu setempat tersebut, menargetkan masjid yang berada di kamp Kofel di provinsi Marib saat sedang berlangsung salat Jumat.
Seorang pejabat militer di Marib mengatakan, serangan itu dilakukan dengan roket-roket jenis Katyusha.
Sementara itu, kantor berita Saba yang dikuasai kelompok pemberontak Houthi mengklaim, pemberontak-pemberontak Syiah tersebut telah melakukan serangan tersebut. Namun disebutkan bahwa senjata utama yang digunakan dalam serangan itu adalah rudal-rudal buatan Iran, Zelzal-1 dan diikuti dengan tembakan artileri.
"Puluhan jasad tentara yang hangus terbakar telah dievakuasi dari lokasi," demikian disampaikan Saba tanpa menyebut bahwa sebuah masjid telah menjadi sasaran serangan tersebut.
Pasukan pro-pemerintah Yaman telah berhasil merebut kembali sebagian besar wilayah provinsi Marib dari tangan kelompok pemberontak Houthi sejak dimulainya intervensi militer Arab Saudi dan koalisi pada Maret 2015 lalu. Operasi militer tersebut dilakukan Saudi dan koalisi untuk mendukung pemerintahan Presiden Abedrabbo Mansour Hadi dalam menghadapi pemberontak Houthi. (ita/ita)











































