Semula, Raja Salman yang tengah melakukan tur Asia selama sebulan itu, dijadwalkan berkunjung ke Maladewa pada Sabtu, 18 Maret besok.
"Kunjungan ditunda dikarenakan tingginya prevalensi flu di Maladewa," demikian pernyataan pemerintah Maladewa seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (17/3/2017).
Belakangan ini, wabah flu memang tengah melanda Maladewa, dengan sejumlah kasus penderita menunjukkan gejala-gejala flu babi.
Pemerintah Maladewa menyatakan, tanggal baru untuk kunjungan Raja Salman akan dipastikan nanti. Sebelumnya, Raja Salman dan rombongan besarnya juga berkunjung ke Malaysia, Indonesia, Jepang dan China.
Masalah investasi disebut-sebut akan menjadi salah satu agenda yang akan dibahas dalam kunjungan Raja Salman. Sebelumnya, pemerintah Maladewa menyatakan rencana proyek investasi miliaran dolar AS yang didanai Arab Saudi di salah satu pulau atolnya, akan difokuskan ke pariwisata kelas atas.
(ita/ita)











































