Kapal perang Izumo tersebut akan singgah di Singapura, Indonesia, Filipina dan Sri Lanka sebelum bergabung dengan latihan Angkatan Laut gabungan bersama kapal-kapal Angkatan Laut Amerika Serikat dan India di perairan Samudera Hindia pada Juli mendatang. Selanjutnya, Izumo akan kembali ke Jepang pada Agustus mendatang.
"Tujuannya adalah untuk menguji kemampuan Izumo dengan mengirimkannya dalam sebuah misi luas," ujar sebuah sumber yang mengetahui rencana tersebut, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (13/3/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juru bicara militer Jepang menolak berkomentar mengenai hal tersebut.
Seperti diketahui, China mengklaim nyaris seluruh perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa. Meningkatnya keberadaan militernya telah memicu kekhawatiran di Jepang dan Barat, dengan AS kerap melakukan patroli udara dan laut untuk memastikan kebebasan navigasi di perairan sengketa tersebut.
Izumo, kapal pengangkut helikopter yang panjangnya sekitar 249 meter, sama besarnya dengan kapal-kapal induk era Jepang era Perang Dunia II dan bisa mengoperasikan hingga 9 helikopter. Izumo ini mirip dengan kapal induk penyerang amfibi yang digunakan Marinir AS.
Izumo berbasis di Yokosuka, dekat Tokyo, yang juga merupakan tempat beradanya kapal induk Armada Ketujuh AS, Ronald Reagan.
(ita/ita)











































