Kepolisian tidak menyebutkan nama pria yang menyerang dengan senjata kapak tersebut. Hanya disebutkan bahwa dia berasal dari Yugoslavia.
Kepolisian mengatakan, pria itu mengalami luka-luka serius setelah dirinya melompat dari jembatan saat mencoba untuk kabur. Dikarenakan luka-lukanya tersebut, pria tersebut saat ini belum bisa diinterogasi kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui alasan penyerangan tersebut. Usai serangan tersebut, para polisi termasuk unit khusus yang bersenjata lengkap dan mengenakan rompi antipeluru, ditempatkan di stasiun kereta utama tersebut. Bahkan menurut surat kabar lokal, Bild, sejumlah helikopter juga mengudara di atas lokasi.
Terkait insiden tersebut, stasiun kereta tersebut sempat ditutup, sebelum dibuka kembali pada Kamis (9/3) sesaat sebelum tengah malam waktu setempat.
Atas kejadian ini, Wali Kota Dusseldorf, Thomas Geisel, mendoakan para korban. "Ini menjadi pukulan besar bagi Dusseldorf. Banyak orang terkejut. Saya ingin berterima kasih kepada kepolisian. Pikiran saya tertuju bagi para korban dan keluarga mereka," ucapnya. (ita/ita)











































