"Saya memiliki rasa hormat yang besar untuk wanita dan banyak peran yang mereka emban, sangat vital bagi struktur masyarakat dan perekonomian kita," kicau Trump dalam akun Twitter pribadinya @realDonaldTrump, seperti dilansir AFP, Kamis (9/3/2017).
"Pada Hari Perempuan Internasional, bergabunglah bersama saya dalam mengapresiasi peran penting wanita di sini, di Amerika dan di dunia," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"@realDonaldTrump jangan pisahkan wanita dan anak-anak mereka di perbatasan. Akhiri pemberantasan layanan kesehatan wanita," kritik pengguna Twitter bernama @MariaMelee.
Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Wanita AS Tak Kerja dan Demo Trump
"Tidak ada bukti yang menunjukkan rasa hormat #45 (Trump merupakan Presiden AS ke-45) untuk kaum wanita. Wanita hanyalah properti dan produk baginya. Itu saja," kritik pengguna Twitter lain dengan nama BintibirdC.
Semasa kampanye pilpres tahun lalu, Trump dihadapkan pada serangkaian tudingan pelecehan dan kekerasan seksual yang dilontarkan sejumlah wanita. Trump menyangkal seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya dan bersumpah akan menggugat para penudingnya. Meskipun kenyataannya, tidak ada satupun gugatan yang telah diajukan ke pengadilan.
Sementara itu, kaum wanita di AS memiliki cara tersendiri untuk merayakan Hari Perempuan Internasional. Mereka secara serempak melakukan aksi 'Sehari Tanpa Wanita' atau 'A Day Without a Woman' yang ditandai dengan tidak masuk atau libur kerja kemudian ikut unjuk rasa memprotes Trump.
Tujuan dari aksi ini, antara lain untuk menarik perhatian pada kesenjangan upah antara pria dan wanita di AS dan juga untuk memperjuangkan hak-hak reproduksi bagi kaum wanita. Sedangkan aksi memprotes Trump digelar di beberapa kota besar seperti Washington DC, New York, Atlanta, St Petersburg, Florida, Chicago, San Fracisco dan Berkeley, California.
(nvc/idh)











































