Seorang pejabat keamanan setempat mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (8/3/2017), serangan tersebut bermula dengan ledakan di bagian belakang rumah sakit Sardar Mohammad Daud Khan tersebut. Setelah itu, tiga hingga lima penyerang bersenjata senapan otomatis dan granat tangan masuk ke kompleks rumah sakit tersebut. Mereka mengambil posisi di lantai tiga dan empat gedung dan terlibat baku tembak dengan unit pasukan khusus yang didatangkan ke lokasi.
Seorang pekerja di RS tersebut, Abdul Qadir mengatakan, salah satu penyerang berpakaian seperti dokter. Dengan senapan serbu AK-47, penyerang tersebut melepas tembakan hingga menewaskan setidaknya satu pasien dan seorang pekerja rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden ini, wilayah di sekitar rumah sakit yang berada di dekat persimpangan lalu lintas yang ramai tersebut, ditutup oleh pasukan keamanan. Belum ada yang mengklaim serangan tersebut.
Serangan ini terjadi hanya sepekan setelah serangan beruntun ke sebuah kantor polisi dan kantor dinas intelijen di Kabul. Puluhan orang tewas dan luka-luka dalam serangan yang diklam oleh kelompok radikal Taliban itu. (ita/ita)










































