Dilaporkan Gold Coast Bulletin, seperti dilansir media lokal Australia, news.com.au, Senin (6/3/2017), rollercoaster ini berhenti tiba-tiba di udara sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Para penumpang terjebak dalam posisi tegak lurus dari tanah. Insiden ini terjadi setelah sistem keamanan rollercoaster itu menyala.
Sekitar delapan orang yang ada di dalam wahana itu harus dievakuasi secara manual. Staf taman hiburan Dreamworld mengevakuasi para penumpang dengan menggunakan tangga pengaman yang ada di samping kerangka wahana tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
#BREAKING VIDEO: Passengers are reportedly stuck mid-air on the Dreamworld Buzzsaw ride. #9News pic.twitter.com/M7sPkucJno
β Nine News Gold Coast (@9NewsGoldCoast) March 6, 2017
Seorang juru bicara Dreamworld membenarkan soal insiden ini dalam pernyataannya. "Sensor auto-stop wahana Buzz Saw menyala hari ini," terangnya.
"Berhenti otomatis dan penyetelan ulang dalam wahana ini merupakan bagian penting dan rutin dari operasi. Ini terjadi karena berbagai alasan, mulai dari posisi sensor hingga perilaku penumpang atau kondisi cuaca," kata juru bicara itu lebih lanjut.
"Para penumpang tidak berada dalam bahaya jika auto-stop terjadi. Ini merupakan bagian dari sistem keselamatan wahana dan spesifikasi manufaktur,"
Sebelumnya, wahana yang menantang nyali ini, pernah ditutup pada Februari 2015 lalu karena masalah keamanan. Insiden di Dreamworld ini terjadi 4 bulan setelah insiden maut yang menewaskan empat orang di area wahana Thunder Rapids.
(nvc/ita)











































