Cegah Tersangka Kasus Jong-Nam Kabur, Malaysia Perketat Perbatasan

Cegah Tersangka Kasus Jong-Nam Kabur, Malaysia Perketat Perbatasan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 03 Mar 2017 18:04 WIB
Cegah Tersangka Kasus Jong-Nam Kabur, Malaysia Perketat Perbatasan
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Kuala Lumpur - Otoritas Malaysia telah meningkatkan pemeriksaan keamanan di seluruh perbatasan untuk mencegah kaburnya beberapa warga Korea Utara (Korut) yang diduga terlibat pembunuhan Kim Jong-Nam, saudara tiri pemimpin Korut Kim Jong-Un.

Dikatakan Kepala kepolisian Malaysia, Khalid Abu Bakar seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (3/3/2017), pengetatan pemeriksaan keamanan tersebut dilakukan di semua pos pemeriksaan perbatasan, termasuk di dermaga-dermaga, bandara dan rute-rute darat. Tujuannya untuk mencegah para tersangka kabur ke luar negeri.

Sejauh ini, kejaksaan Malaysia telah mendakwa dua wanita -- Siti Aisyah, WNI dan Doan Thi Huong, warga Vietnam -- terkait pembunuhan Jong-Nam. Kepolisian masih memburu beberapa tersangka lainnya, termasuk siapapun yang memasok kedua wanita itu dengan gas saraf VX yang digunakan untuk membunuh Jong-Nam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Intelijen Korea Selatan dan pejabat-pejabat Amerika Serikat meyakini pembunuhan itu didalangi oleh para agen Korut. Kepolisian Malaysia telah mengidentifikasi delapan warga Korut yang diburu terkait kasus ini, namun satu orang yang mereka tahan, Ri Jong-Chol telah dibebaskan hari ini, dikarenakan tidak cukupnya bukti-bukti. Warga Korut itu pun dideportasi ke negara asalnya.

Khalid Abu Bakar mengatakan, setidaknya dua di antara kedelapan warga Korut itu diyakini masih berada di Malaysia. Khalid tidak menyebut nama keduanya. Namun kepolisian Malaysia mengatakan mereka ingin menginterogasi Hyong Kwang-Song, seorang diplomat di Kedutaan Korut di Kuala Lumpur, dan Kim Uk-Il, staf di maskapai Korut, Air Koryo.

Dikatakan Khalid, Hyong belum juga menghubungi kepolisian meski surat pemanggilan telah dikirimkan ke Kedutaan Korut. Surat perintah penangkapan pun telah dikeluarkan untuk staf maskapai Air Koryo, Kim Uk-Il yang "kini juga menghilang."

Sedangkan empat warga Korut lainnya diyakini telah meninggalkan Malaysia di hari pembunuhan Jong-Nam. Kepolisian Malaysia telah meminta bantuan dari Kepolisian Internasional, Interpol untuk menangkap mereka.


(ita/ita)


Berita Terkait