Protes Perang Narkoba Duterte, Seribuan Orang Berdemo di Manila

Protes Perang Narkoba Duterte, Seribuan Orang Berdemo di Manila

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 25 Feb 2017 17:35 WIB
Protes Perang Narkoba Duterte, Seribuan Orang Berdemo di Manila
Rodrigo Duterte (Foto: REUTERS/Erik De Castro)
Manila - Lebih dari 1.000 orang turun ke jalan-jalan di Manila, Filipina hari ini untuk memprotes perang melawan narkoba yang diperintahkan Presiden Rodrigo Duterte. Aksi demo ini digelar menyusul penangkapan seorang Senator pengkritik Duterte.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/2/2017), para demonstran berkumpul di luar markas kepolisian nasional, tempat Senator Leila de Lima ditahan pada Jumat, 24 Februari. Mereka memprotes pembunuhan-pembunuhan yang dilakukan kepolisian dalam perang melawan narkoba.

Demonstran mengingatkan bahwa perang Duterte tersebut bisa memicu terulangnya kediktatoran Ferdinand Marcos yang didukung militer. Marcos akhirnya digulingkan dalam revolusi "People Power" 31 tahun silam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami menanggapi masalah ini dengan serius. Kami mengingatkan rakyat kami akan ancaman munculnya fasisme," tutur Bonifacio Ilagan, yang memimpin aksi demo di luar markas kepolisian.

Sejak Duterte menjadi presiden pada Juli 2016 lalu, lebih dari 6.500 tersangka narkoba telah tewas oleh kepolisian dan para pembunuh tak dikenal.

Senator Leila de Lima ditangkap pada Jumat (24/2) atas tuduhan menerima uang dari para pengedar narkoba di penjara-penjara Filipina. Senator perempuan itu menyebut penangkapan tersebut dimaksudkan untuk membungkam dirinya yang gencar mengkritik Duterte.

De Lima berprofesi sebagai pengacara HAM sebelum bergabung dengan pemerintahan sebagai Menteri Kehakiman. Dia menyebut dakwaan yang dijeratkan kepadanya sebagai dendam terhadap dirinya, karena tahun lalu dia memimpin penyelidikan Senat terhadap pembunuhan di luar hukum yang dilakukan pemerintahan Duterte.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads