Otoritas Meksiko menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (23/2/2017), Guadalupe Olivas Valencia dideportasi dari AS pada Selasa (21/2) waktu setempat. Itu merupakan deportasi ketiga kalinya dari AS bagi pria berumur 44 tahun itu.
Setelah dideportasi, pria itu melompat dari sebuah jembatan di wilayah perbatasan AS-Meksiko. Saat dideportasi migran tersebut hanya membawa sebuah kantong plastik berisi barang-barang miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa tragis ini terjadi seiring Presiden AS Donald Trump berjanji akan mendeportasi jutaan migran ilegal yang tinggal di AS. Trump menyebut para migran Meksiko penjahat dan berjanji akan membangun tembok perbatasan untuk mencegah para migran Meksiko masuk ke AS.
(ita/ita)










































