Pesawat Ringan Jatuh di Melbourne Diduga karena Gagal Mesin

Pesawat Ringan Jatuh di Melbourne Diduga karena Gagal Mesin

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 21 Feb 2017 09:39 WIB
Pesawat Ringan Jatuh di Melbourne Diduga karena Gagal Mesin
Petugas pemadam menyisir puing di lokasi jatuhnya pesawat (AAP/Joe Castro/via REUTERS)
Melbourne - Dugaan sementara menyebut masalah mesin memicu jatuhnya pesawat ringan di Melbourne, Australia. Toko yang dihantam pesawat itu hancur parah dan hangus karena ledakan pesawat.

Pesawat jenis Beechcraft Super King Air ini dilaporkan membawa lima orang, yang terdiri atas empat penumpang dan satu pilot. Otoritas setempat menyatakan tidak ada korban selamat dalam insiden ini.

Baca juga: Pesawat Ringan Tabrak Pusat Perbelanjaan Melbourne, 5 Orang Tewas

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilaporkan media lokal Australia, news.com.au, Selasa (21/2/2017), pesawat ini baru beberapa detik mengudara dari Bandara Essendon, Melbourne, saat tiba-tiba terbang rendah dalam kecepatan tinggi dan kemudian menabrak salah satu toko yang ada di pusat perbelanjaan Essendon.

Kepolisian setempat, seperti dilaporkan news.com.au, menyebut salah satu mesin pesawat mati setelah lepas landas. Penyebab insiden ini kemungkinan besar akibat masalah mesin.

"Kegagalan mesin yang berakibat fatal," sebut kepolisian setempat.

Toko yang dihantam pesawatToko yang dihantam pesawat Foto: AAP/Joe Castro/via REUTERS

Pesawat ini dilaporkan jatuh menghantam sebuah toko bernama Spotlight, yang terletak di bagian belakang pusat perbelanjaan Essendon. Salah satu reporter di lokasi menyebut bahwa pesawat ini menghancurkan dan menghanguskan sebagian gedung toko.

Pesawat sewaan ini dilaporkan membawa turis AS yang hendak bermain golf di King Island, Tasmania. Kepolisian setempat menyatakan, tidak ada korban selamat dalam insiden ini. Identitas para korban belum diketahui pasti.

Baca juga: Pesawat Ringan yang Jatuh di Melbourne Bawa Turis AS

Media Australia lainnya, Fairfax Media, melaporkan dua jenazah korban telah dievakuasi dari puing pesawat. Otoritas setempat masih mencari tiga jenazah korban lainnya.

(nvc/tor)


Berita Terkait